Search

Thermogun Berbahaya Bagi Otak?




Beberapa hari yang lalu viral sebuah perkataan ekonom Ichsanuddin Noorsy dalam bincang bersama Helmi Yahya, beliau menyebutkan bahwa thermo gun dikhawatirkan dapat merusak jaringan otak. "Karena hand gun termometer itu untuk memeriksa kabel panas. Lasernya dipakai untuk memeriksa kabel panas bukan untuk temperatur manusia," kata Ichsan dalam video tersebut.


Menurut Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD-KHOM selaku Ketua yayasan Kanker Indonesia (YKI) dilansir kompas.com mengatakan bahwa informasi tersebut tidak benar. "Alat itu (thermo gun) menggunakan inframerah bukan laser" Selain itu, Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP yang merupakan guru besar pada Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI RS Cipto Mangunkusumo juga menegaskan hal yang sama "Thermal gun sudah lulus uji kesehatan, jadi sudah diperhitungkan bahwa alat ini aman," Menurut Ari yang juga merupakan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) juga menyampaikan bahwa alat ini tidak akan berpengaruh pada sistem saraf dan retina karena tidak memancarkan radiasi seperti sinar-X. "Thermometer inframerah tidak memancarkan radiasi seperti sinar-X. Dan karena itu, tidak mempengaruhi sistem saraf termasuk juga tidak merusak retina," jelasnya.


Hoaks tentang thermo gun tak hanya ada di Indonesia. Sebelumnya, hoaks ini beredar juga di negara-negara Eropa dan Amerika Latin. Semua ahli dan bukti ilmiah yang ada saat ini menyanggah informasi tentang efek buruk thermo gun pada manusia. Mari kita perjelas. Termometer inframerah seperti thermo gun tidak akan merusak retina mata, membutakan Anda, tidak merusak neuron atau sistem saraf pusat, dan tidak berpengaruh pada meditasi.


1 view0 comments

Recent Posts

See All